Rabu, 31 Agustus 2016

Mengenal Sosok Kahar Muzakkar



Mengenal Sosok Kahar Muzakkar 

Andi Kahar Muzakkar adalah Bangsawan dari Tanah Luwu. Lahir Tanggal 24 Maret 1921 di Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Indonesia. Masa kecil beliau di kampung halaman sangat terkenal. Beliau dijuluki La domeng yang artinya dalam Bahasa ugi/Bugis Pandai Bermain Domino. Kahar Muzzakar menyelesaikan Sekolah Rakyat Pada tahun 1938, kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di Kota Solo. Beliau bersekolah di Kweekschool Muhammadiyah , tapi sayang Kahar Muzakkar tidak sampai lulus sekolah dikarenakan dia Menikahi  seorang gadis Solo bernama Siti Walinah.

Pada tahun 1941 beliau kembali ke kampung halamanya di Tanah Luwu. Di Luwu, kahar sempat bekerja di sebuah instansi Jepang, yang bernama Nippon Dahopo. Karena sikap antifeodalisme dan anti penjajahan Kahar Cukup Kuat dan menyolok. Beliau akhirnya dibenci dan dikucilkan oleh Jepang dan Keluarga Kerajaaan Luwu pada saat itu. Sampai suatu hari Kahar di Fitnah dengan tuduhan mencuri, akhirnya Kerajaan bangsawaan Tanah Luwu menghukumnya dengan Hukuman adat Beliau di usir dari Tanah Luwu. Sejak itulah nama atau Gelar Bangsawan Luwu tidak dipakai oleh beliau, namanya pun berganti menjadi Abdul Kahar Muzakkar.

Pada Bulan Mei Tahun 1943. Kahar meninggalkan kampung halamannya, beliau memutuskan kembali ke Solo. Disana Kahar menikah yang kedua kali dengan noni Belanda bernama Corry van Stenus yang berasal dari keluarga yang cukup terkemuka. Ayahnya adalah campuran  indo-Belanda bernama Adnan Bernard van Stenus. Sedangkan ibunya bernama Supinah, berasal dari Kota Solo.
Setelah proklamasi Kemerdekaan Ri Tanggal  17 Agustus 1945, beliau memutuskan hijrah ke Jakarta. Di Ibu Kota negara republik Indonesia. Tidak lama kemudian Kahar Muzakkar mendirikan sebuah organisasi  Gerakan Pemuda Indonesia Sulawesi, yang kemudian berubah menjadi Kebaktian Rakjat Indonesia Sulawesi.

Awal Mula kahar di kenal di Pemerintahan indonesia  

Puncak Prestasi terbesar beliau ketika menjadi Pengawal Ir. Soekarno-Hatta, Pada saat Rapat Raksasa ikada di Jakarta tanggal 19 September 1945 dengan bersenjatakan sebilah badik/ golok yang terselip selalu di pinggangnya beliau melindung Ir. Soekarno dari kerumunan Tentara jepang yang menghunus bayonet memaksa membubarkan rapat pada saat itu. Disitulah awal Kahar Muzakkar di kenal dengan keberaniannya. Sampai Ir Soekarno tertarik dan selalu ingin dikawal terus oleh Kahar Muzakkar, bahkan tanpa ada Kahar Muzakkar disampingnya. Ir Soekarno merasa sangat tidak nyaman dan gelisah.
Semenjak saat itu Kahar Muzakkar bergabung dengan Militer Ri  dan karirnya terus naik. Kahar beberapa kali terlibat dalam pertempuran perang untuk penyelamatan dua Proklamator Ri Bung Karno dan Bung Hatta. Pada bulan Desember 1945. Kahar mendapat mandat untuk membebaskan 800 tahanan di Nusakambangan, kemudian beliau membentuk dan menjadikan Laskar khusus andalan di bawah naungan Badan Penyelidik Khusus. Badan intelejen negara di bawah kepemipinan Kolonel Zulkifli Lubis. Kahar juga sangat aktif mengikuti berbagai pertempuran penting untuk mempertahankan kemerdekaan. Tak mengherankan, jika karier Kahar di Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI) begitu gemilang.


Kedekatan Kahar Muzakkar dengan Ir. Soekarno dan karirnya yang bersinar menjadi ancaman besar pada satu Kepentingan yang ditumpangi Komunis. Kahar pada waktu itu menjabat sebagai Komandan Persiapan Tentara Republik Indonesia-Sulawesi. Ia pun manjadi orang Luwu-Palopo Sulsel yang pertama kali berpangkat letnan kolonel. 

Kahar Muzzakar Bukan Pemberontak ?
Bukan beliau masuk dan bergerilya di Sulawesi dengan Visi agar Sulawesi tidak di Masuki oleh Komunis PKI, Sulawesi banyak menyimpan emas dan kekayaaan lainnya, sektor pertanian cokelat dan cengkih menjadi andalan utama disana. Sentra perhubungan pelayaran dan kelautannya sangat strategis untuk menjadi lumbung dan jantung pertahanan Komunis merasa kecewa karena Sulawesi sudah di duduki duluan Oleh Kahar Muzakkar.
Setelah Kematian Kahar diberitakan dimana mana. Ir Soekarnopun di Kudeta kekuasaannya
Siapakah orang terkejam dari itu Semua ????
Soekarno Adalah pemimpin baik Arif  bijaksana dan Sederhana. Beliau sangat dihormati di Asia dan Eropa. Sampai nama beliau banyak di jadikan nama jalan di luar negeri, bahkan tidak sampai disitu Korut pun Menghormati beliau sebagai sosok sahabat yang punya pemikiran dan Jiwa nasionalis serta anti feodalisme
Sedangkan Kahar Muzakkar adalah sosok Pemberani pelindung negara dan Pelindung pemerintahan Soekarno- Hatta. Beliau adalah orang setia terhadap keutuhan NKRI
Melalui tulisan saya ini saya Bangga kepada Ir. Soekarno dan Kahar Muzakkar sosok beliau berdua adalah cerminan dari Pancasila Sakti. Semoga kita sebagai masyarakat indonesia khususnya warga sulawesi harus bangga mempunyai pahlawan daerah Seperti Kahar Muzakkar. Coba anda bayangkan seandainya tidak ada mereka berdua. Sulawesi akan habis dan menjadi satu negara atau Kerajaan tersendiri.


Bay Andi Baso